Tampilkan postingan dengan label Istri Bos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istri Bos. Tampilkan semua postingan

Bercinta dengan Istri Bos

|| || ,,,,,,, || Leave a komentar
Cerita ini …lanjutan ..kisah saya yang terdahulu” bercinta dengan pembantu
Karena saya pindah ke kantor Jakarta maka saya berpisah dengan Asih. walaupun kali ini istri bos ku bukanlah seorang tante girang, tapi tante yang kalem ini bener-bener bikin aku ah uh...

Pada waktu itu kantorku bikin cabang di Jakarta , dan recruit orang asing ( hangguk saram ) baru…yang akan jadi bosku dan bersama-sama ditempatkan di cabang Jakarta , kebetulan calon bosku ini memang sebelumnya tinggal di Tangerang..dan baru saja menikah dengan Cewek pribumi dari bogor…. Nama panggilannya Chacha padahal nama aslinya Siti Julai*** he..eheh baru berumur 20 th Cerita Ketemu dengan bos aku katanya dulu waktu dia kerja di mall Krwc.jadi SPG Cantik, putih, rambut panjang ,… tipikal cewek sonolahsayangnya denger2 sih cuman lulusan smp kesan pertama saya ketemu…. Wah boleh juga nih istri Bos… hehehe……

Sementara saya tinggal bersama bos saya dirumahnya di daerah LP Krwc , sementara masih kontrak 2 kamar yang berdampingan , sementara kantor jauh di daerah jakut….
Tiap hari saya sama bos aku pulang pergi selalu berdua, kemana-mana berdua…, dugem, karaoke,. pulang malam terusss…bahkan kadang pagi …namanya jg WNA.

Sementara istri yang baru dikawinin sering…ditinggal sendiri dirumah…kalau dah pulang telat….pasti mbak chacha ( begitu aku panggil biarpun istri bos… tp umurnya jauh dibawahku dan dia panggil aku mas andri ) pasti dia telepon saya, tanya posisi dimana … suaminya ngapain dlll, kadang-kadang bosku mabuk berat…dang a mau pulang…sementara istri telpon melulu kesaya terpaksa bosku saya seret aja ke mobil….dan sring jg berantem sampai pukul-pukulan di dalam mobil……anehnya setelah dia sadar dari mabuknya ga ingat kejadian …berantem sama aku semalam kadang-kadang klo dah mabuk bawa cewek.. CI di hotel…aginya tanya ke aku “ semalam saya sama cewekkah? ” glek..lah cewek semalem dikemanain…bayar mahal.hehehe saya ga habis piker orang mabuk bisa sebegitunya.

Kembali ke istrinya…Hamper tiap hari pulang malam ato hampir pagi……mulai terjadi pertengkaran2 diantara mereka kudengar lewat kamar samping kadang2 pertengkaran diakhiri dengan making love…sehingga suara…suara…kenikmatan sampai terdengar di kamarku
Busyetttt gw kadang horny jg dengernya..kebiasaan lagi klo dah mabuk berat bosku langsung masuk kamar dan tidur Dan sang istri biasanya datang ke aku tanya habis dari mana…ngapain…Curhat.. ya jawab aja sekenanya….sambil bohong2 dikit..saya jadi tau persis kapan mbak chacha ini ditiduri…dan berapa lama ga ditiduri..

Pernikahan mereka baru 2 bln. pada malam itu seperti biasa kami pulang larut malam dan kondisi bosku mabuk berat…. Sehingga sampai rumah langsung masuk kamar…… istrinya kemudian datang ke kamar saya “ abis dari mana aja tadi? “ , “ ga kemana-mana mbak, cuman di cafĂ© becak” .(gw bohong ) padahal abis dari diskotik CP . “sama cewek ya ? “ dia tanya lagi , “ ga, mbak cuman minum doing “ jawabku, “ mas andri jangan bohong ya” “ itu bekas liptik di bajunya, punya sapa!! “ katanya keras, ..glek…goblok sekali si bos ini…., waduuuh aku harus bilang apa ini….” Tuh kan diam.” Suaranya menggelegar …” ga …mbak minumnya emang ditemani cewek, tp kita ga ngapain2 kok” jawabku sekenanya , kulihat dimatanya mulai berkaca-kaca….

” Bohong..mas andri bohong….pasti maen sama cewek lain….saya sudah sering kali ditipu bahkan sebelum mas andri ada disini” dengan nada yang serak menahan tangiss, “ ngga kok mbak…saya selalu jaga dia kok mbak….ni bahkan dompetnya saya bawa” …memang biasa sebelum minum dompet bos selalu dikasih aku..jadi aku yang bayar semua klo dia sudah mabuk, saya sadar betul istri bos ini masih mudah , baru nikah… lagi hot-hotnya…dan seminggu ini saya tidak denger suara kenikmatan dari kamarnya, pasti dia butuh sekali, sapa suruh nikah sama orang asing, resikonya ya begini ..kata batinku.,..”bohoooong “ kembali dia menjerit sambil mau memukul dadaku, reflex…langsung aku tangkap tangannya.dan aku rangkul tubuhnya ….ehhh dia malah menangis didadaku….

aku diam saja…gat au apa yang harus aku lakukan.selama beberapa menit dia masih…menagis didadaku, “ udah mbak…sabar” cuman itu kataku menghibur “ uk..uk…saya menyesal mo nikah sama dia mas andri”
“ udahlah… itukan sudah terjadi…ga bisa kita balik lagi kemasa lalu , mo gimana lagi sekarang….salah satu jalan ya mbak harus menikmati apa yang ada” du…kayaknya setan burik dah mulai memanas-manasi “ bagaimana menikmati klo gini….” Kata dia sambil terisak…” ya , bikin senenglah…dia kan banyak uang,…maen aja ke mall…kemana2 gitu biar nglupain masalah” kataku, “klo itu sih gampang , tapi kebutuhan kan ga itu saja “ katanya, ho..ho… mulai nih…hehehe , “ ya cari kesenangan lah ..bagaimana caranya , biar sama-sama enak dan pertengkaran bisa dikurangi” kataku, ….anehnya sudah bicara panjang begitu… tubuhnya masih menempel dengan tubuhku, kami diam sejenak….. kemudian tiba-tiba dia mendongak keatas dan mencium bibirku, “ Upss …apa ini mbak” aku lepaskan tubuhku dari dia dan pura-pura kaget….

hehehe reaksi ini yang sebenarnya dari tadi aku harapkan. “kenapa…mas…, tadi kan mas andri saya harus cari kesenangan biar lupain masalah” katanya, “ iya tttapi….ttttapi…jangan ssssya “ heheh e pura-pura gugup, “ napa mass klo dengan mas andri saya senang , napa harus cari lain…” katanya “ urusannya nanti berat mbakk klo ketahuan..boss” kataku, “ ga papa mast oh dia klo mabuk ga bakalan inget… apa mas andri… ga suka sama saya?, saya liat mas andri sering curi-curi liat sama saya” , haisss ternyata aku selama ini dah ketahuan klo sering curi pandang, “ saya cantikkan mas? “ tanyanya “ iya sih” jawabku lirih.” Mo apalagi mass, bikin aku senang”, “ iya tapi tolong bener2 dirahasiakan ya “ pintaku “ aku jamin mas “ “ ya okeylah klo mbak chacha jamin “ jawabku, kebetulan pada malam itu bak chacha lagi pakai baju tidur merah muda yang tipis banget dan hampir tranparan , sehingga benjolan dada dan belahan pahanya terlihat jelas, ditambah mukanya yang masih merah bekas menangis, langsung aja aku sergap bibirnya yang merah…kucumbu dan kusedot lidahnya….

Nafasnya mulai ngos..ngosan menahan nafsu…. Begitu juga aku…..terus kucium bibirnya …ku gigit telinganya dan kuhembuskan nafas ditelinga…. Semakin menambah nafsunya……., tanganku mulai mencari tali bra….dan kulepaskan. lalu pindah ke dadanya …dan kuremas-remas.”ouch… mas “ aku ga peduli dia mulai meracau kuangkat baju tidurnya melewati kepala sekalian lepas branya. Ho..hoh.ho …pemandangan yang sangat indah putih mulus. Kenceng sekali istri bos ini biarpun msih muda., terusss kurangkul dia dan kuelus punggungnya .halus.sekali. perlahan kecupanku pindah keleher… terus ke dadanya dan ke masing2 puncak bukit kembarnya….. “ ouch…mas…enak….mas “ silih berganti ku kecup dank u sedot nipple nya… mbak chacha semakin meracau…..sementara posisi kami masih berdiri dan dia tinggal cd aja yang menempel di tubuhnya , aku masih berpakaian lengkap….., “ mabak buka pakaianku…mbak…..” sambil terus mengulum teteknya….., perlahan tangannya mulai melepas kancing bajuku dan melepasnya bersama pakaian dalam ku dan selanjutnya ikat pinggang ku mulai dibuka serta kancing celana,sehingga jatuh, aku tinggal cd saja dia jg … sambil terus mencium…mengulum dan menjilat bagian dadanya, kurebahkan tubuh mbak chacha istri bosku ini ke tempat tidur…… jilatanku semakin turun dan akhirnya sampai di daerah V nya biarpun masih tertutup CD…. Perlahan kulepas CD….

Kembali pemadangan yang luar biasa …terpampang di depanku Belahan V yang merah merekah, dengan sedikit rambut. Uhhhhhh nikmat banget…..kesempatan ini….., tdak aku sia-siakan segera aku jilatin pinggir m****knya yang merah, cairan putih sudah mulai banyak mengalir disela-selanya….bertan da dia sudah sangat terangsang,… aku hisap-hisap dan ku mainkan It***lnya…. Dia semakin mengerang” masssss enak…..massssssss “ tangannya mulai menjambak rambutku.dan menekannya sehingga lidahku semakin dalam menghisap….rongga Vnya……kemudian aku pindah menjilati… pusernya terus keatas kembali ke te***knya…kuputer-puter sebentar dan terus keatas leher dan akhirnya bibir lagi… kutukar ludahku dengan ludanya kemudian aku jilatin seluruh mukanya yang putih mulus ….. lehernya……dadahnya …perutnya….sampai keteknya yang bersih pun aku jilat….ga ada bagian yang lepas dari jilatanku….

mbak chacha hanya bisa menggelijang-gelinjang seperti cacing kepanasan….sambil terus meracau…..kulanjutkan ke tangannya sampai ujung jari tangannya… terus kembali ke tangan satunya……kembali lagi ke dada ouch nikmat sekali…jilatanku semakin turun ke daerah M**knya kuputer sebentar……turuk ke pahanya yang putih…..dengan sedikit bulu-bulu tipis di kakinya…. Membuat aku semakin bernafsu… sampai jari kakinya ,,,,,, pindah ke jari kaki kirinya…….dan naik lagi ke pangkal pahanya…… mbak chacha terus meracau tidak jelas., sepertinya bosku belum pernah memperlakukanya seperti ini “ ouch masssss…pintar sekali….enaaaaakk “ kembali dia meracau…….”mass aku sudah ga tahannnnnn masukin…mas…masukin ..” , “ bentar sayaaaang “ aku sudah ga manggil bak lagi ……dua jari tangan kananku kumasuk..kan ke Mmemeknya . dia menjerit…..”ouch…..uuuuuu…” ku korek2 rongga M**kya dengan jariku ….dia semakin mengelinjang …dan mengangkat-angkat pinggulnya………. Masss masukin ko***lmu…masukin masssss aku ga tahaaaan…….” Dari tadi dia belum liat ko***lku , yang besar dan tinggi menjulang bagai monas ini” kuambil posisi…… perlahan kuputer kepala torpedoku di sekitar belahan M****knya, mbak chacha semakin meracau…….

plzzzzzzz masssss masukin…….aku ga tahan perlahan kumasukkan ko****lku rasanya tidak muat dilubangnya dia yang kecil, kutekan semakin dalam …. Dia menjerit….mas …sakit….. “ tahan sayangg “ kataku , rupanya selama ini yang telah masuk lubang ini jauh lebih kecil dari torpedoku…. Sehingga dia merasa kesakitan…., kembali kutekan K*****lku semakin dalam dan masuk semua ke dalam lobang M***knya, “enaaaaaaak mas…” Perlahan mulai kupompa .nikmat bener istri bosku ini…….masih peret….. ABG sih hehehehe., semakin keras dan cepat kugerakkan K*****lku….dia semakin menggelepar… kuangkat kakinya dan kutaruh dipundakku Panetrasiku semakin dalam….massssss ammmmpunnnn mas , dasar ABG baru segini sudah ampun –ampun batinku belum gaya yang lain……. Semakin cepat kugerakkan dan dia semakin meracau…… sementara lelehan Lumpur putih mengalir semakin deras….sehingga setiap hentakanku menimbulkan irama yang merdu…..

cpok…cpok…cpokkk , kutundukkan badanku dan kuciumi teteknya sambil terus menggejot… istri bosku ini….. kuangkat badannya dank u puter sehingga sekarang aku yang ada dibawah…….. “ kamu yang genjot…. Sayang….. “ kataku…. Mulai dia memaju mundurkan pinggulnya…… K******lku semakin terjepit … dan rasanya ruaaaarrrr biasa nikmatnya …….terus dia memaju mundurkan pinggulya semakin cepat….. dan kepalanya tak henti-hentinya dipalingkan kanan kiri keatas….seperti orang kesurupan…… ouuuuuuhhhhh nikmat sayaaaaaang…. Oh lebih nikmat dari semua cewek yang aku tiduri ….oooooooooooo, dia jg semakin kesetanaan……massssss ga tahaaaannnnnnnnnn massssssss” tahan sedikit sayaang kita keluar barenggggg ,… aaahhhh….ahhhhh.aahhhhhhahh aku meracau …. Ayo sayangggg lebih kerassss… , massssssssssss mau keluar …. Aku jg sayaaaang ..oooooooooo ouchhhhhhhhhhhhhhhh dengan jeritan yang panjang ….

kami berdua keluar bersamaan , rasanya nikmatnya dunia ga ada yang menandingi rasa nikmat ini…. Mbak chacha langsung ambruk di atasku .. kurasakan tubuh kami bersentuhan …..halusssssss dan kupeluk dia…mas andri….. enakkk sekali ko***l mas., masss bikin aku senang terus ya “ pintanya…..”iya sayang… kapanpun kamu mau, aku juga pingin kamu jilatin kayak aku tadi…” iya nanti kita istirahat dulu…..rasanya persendianku luluh lunglai ”
Malam itu kami bermain sepuasnya sampai pagi, dia gentian menjilatin tubuhku …..berganti-ganti gaya… Sampai jam 4.00 pagi dia aku suruh pindah kekamarnya untuk menemani suaminya…. Ang sudah ga bergerak…..karena pengaruh minuman keras sejak saat itu pertengkaran2 semakin jarang terjadi….karena aku siap menjadi penengahnya Beberapa bulan kemudian aku pindah tinggal di mess kantor, karena aku terlalu capek jarak kantor –rumah terlalu jauh….. dan sering terlambat…. Karena urusanku antar Negara sementara .negara K……. waktunya 2 jam lebih cepat. Jadi aku putuskan tinggal di mess kantor….. tapi kadang2 aku masih ikut ke rumah bosku , apalagi klo weekend ditambah ada telp… butuh pelayananku hehehehe. syukurlah. Aku telah membuat bosku dan istrinya damai., Tanpa mengurangi kenikmatan yan ada.hehehe.

Aktivitas dengan istri bosku berhenti ketika aku putuskan menikah dengan pacarku yang aku pacari sudah 6 thn.. tapi hubngan keluargaku dan keluarga bosku masih baik seperti dulu tidak terjadi apa-apa sekarang masih kerja sama dia.

Demikianlah pengalamankan bermain seks dengan istri bos.. Benar benar bikin crot...

Bercinta dengan istri Bos

|| || ,,,, || Leave a komentar
Kisah seorang pemuda yang bekerja pada sebuah keluarga. cerita seks dengan istri bos nya sendiri membuat dia menjadi penikmat seks yang sangat beruntung, selain sintri bos yang cantik, hasrat yang dulu ia pendam akhirnya tersalurkan.

Sebut saja namaku HAR (nama samaran), aku sudah menikah dengan 3 orang anak dan umurku masih 34 tahun. Isteriku cantik putih dan baik sekali bahkan saking baiknya dia mau menerima aku apa adanya, walaupun gajiku pas-pasan tapi dia tetap mencintaiku. Wajahku tidaklah ganteng atau macho akan tetapi biasa-biasa saja dan aku bukan pemuda yang tinggi, tinggiku hanya 160 cm dengan berat sekitar 55 kg. Tapi walaupun demikian aku termasuk orang yang beruntung karena beberapa kali aku memiliki selingkuhan yang cantik-cantik, jadi pengalamanku cukup banyak. Semua wanita yang menjadi pacar gelapku senang bermain seks denganku karena aku dapat memuaskan mereka, karena aku bisa memberikan kepuasan kepada mereka beberapa kali, bahkan sampai 8 kali orgasme ketika aku berpacaran dengan gadis bule.

Pengalamanku kali ini terjadi ketika tahun 2002 saat aku pergi ke Yogyakarta untuk urusan bisnis. Kebetulan aku bekerja di sebuah perusahaan ekspedisi penelitian dan ekowisata maka aku berangkat ke kota Yogya dalam acara pameran ekowisata. Saat itu aku pergi sendirian dengan menggunakan kereta executive. Pertama kalinya aku pergi ke Yogya sendirian jadi aku tidak begitu hapal kota yogya tapi dengan modal nekat dan keberanian akupun memberanikan diri seolah-olah aku sering datang ke kota tersebut. Tadinya aku akan pergi dengan isteri bos ku yang kebetulan sering pergi ke Yogya. Karena masih ada urusan di Jakarta maka isteri bosku tidak jadi menemaniku.

Isteri bosku (bernama Mbak Wati) wajahnya cukup menarik dengan kulit yang coklat dan hitam manis dan badannya yang sintal walaupun usianya sudah menginjak 40 tahun tapi masih kelihatan sintal dan berisi, maklumlah sering aerobik dan olah raga. Pada waktu aku di Yogya Mbak Wati sering meneleponku hampir setiap hari bahkan sehari bisa lebih dari 2, pada mulanya aku sendiri tidak tahu mengapa dia sering telpon aku. Saat itu, aku tinggal di sebuh hotel yang lumayan bagus, bersih dan murah di dekat jalan Malioboro. Karena aku sendirian di kota itu aku seringkali kesepian dan aku selalu ingat anak dan isteriku. Akan tetapi itu semua hilang ketika Mbak Wati meneleponku dan aku selalu menggodanya bahwa aku kesepian dan horny di kota ini karena aku sering dengar erangan kenikmatan dari sebelah kamarku, dia hanya tertawa saja. Bahkan dia menggodaku untuk mencari wanita Yogya saja buat menemaniku.
Beberapa hari kemudian aku mendapat kabar bahwa bosku menyuruh Mbak Wati untuk menemaniku di Yogya, aku berfikir wah ini kesempatan yang baik buatku untuk menggodanya, memang keberuntungan masih berpihak pada diriku. Akhirnya dia bilang bahwa dia akan menyusul dengan menggunakan kereta dan minta di bookingkan satu kamar untuknya. Aku bilang pada hari itu mungkin kamar akan penuh.

Dia sedikit kecewa lalu dia bilang, "Terus gimana dong, ..aku gak mau tinggal di hotel yang jauh dari kamu, ..ngomong-ngomong Har kamar kamu ada 2 bed apa satu?"
"Kamarku Cuma satu bed tapi di bawah ranjang ada satu bed lagi jadi mungkin aku bisa pake, emang Mbak mau sekamar denganku?" aku menggodanya.
"Boleh kalo nggak ada kamar lagi" aku setengah tidak percaya akan ucapannya.
Aku berfikir inilah kesempatanya aku bisa mendekati dia dan menggodanya.
"Tapi Mbak aku suka tidur telanjang paling Cuma pake celana dalam doang dan selimut, apa Mbak gak apa-apa?.. Aku sedikit meyakinkan dia akan kebiasaanku.
"Nggak apa-apa siapa takut.. masalahnya aku juga kadang-kadang begitu juga".
Aku semakin senang mendengarnya. Lalu aku menawarkan untuk tinggal sekamar denganku bila tidak ada kamar kosong dan dia setuju.

Ketika pada hari H nya, aku jemput dia di stasiun dan setelah bertemu aku ajak ke hotel tempat aku menginap, otak ngeresku mulai jalan dan aku mulai berfikir bagaimana caranya agar dia mau sekamar denganku lalu dengan akal bulusku aku berbohong bahwa kamar hotel penuh semua. Lalu aku langsung ajak Mbak Wati ke kamarku dan aku tidak menyangka ternyata dia mau sekamar denganku. Karena sebelumnya aku pikir dia hanya bercanda.
Ketika malam tiba, aku sengaja mengambil satu tempat tidur lagi, untuk menjaga agar dia tidak mempunyai fikiran yang jelek tentang diriku, karena aku masih takut kalau Mbak Mbak Wati akan marah dan tersinggung bila aku seranjang dengannya karena biasanya itu akan dianggap tidak sopan dan senonoh serta murahan dan perempuan akan marah sekali bila dianggap seperti itu. Sebelum tidur kami mengobrol tentang macam-macam dan pada akhirnya bicara tentang seks. Saking seriusnya bicara tentang seks, aku memberanikan diri memancing reaksinya.
"Mbak kalo ngomongin seks kayak gini, cewekku dulu seringkali udah basah duluan".
Lalu dia menjawab, "Ah itu sih biasa, aku aja suka basah".

Tak lama kemudian suasana berubah karena dia merasa perutnya agak sakit karena kembung. Aku mulai kasihan lalu aku menawarkan diri, "Biar aku refleksi dan pijit deh".
Lalu aku pijit kaki dan betisnya. Pada mulanya dia kesakitan dengan pijitanku tersebut. Otak kotorku mulai datang dan aku coba untuk memijit pahanya dan dia meringis kesakitan. Lama aku memijit pahanya dan makin lama kau kendurkan pijitanku tetapi dia masih mengerang bahkan ketika aku elus-elus dia masih mengerang. Dengan segenap keberanianku aku coba mengelus hingga ke pangkal pahanya dan dia mengerang semakin menjadi, tentu saja penisku langsung berdiri apalagi ketika aku pijit dan elus bagian pahanya dia membuka pahanya lebar-lebar. Lalu aku singkapkan rok tidurnya dan aku elus di pangkal paha kemudian aku beranikan diri mengelus vaginanya, ternyata Mbak wati diam saja dan mengerang, tanpa pikir panjang aku masukkan jari-jemariku ke balik celana dalamnya dan memainkan klitoris dan lubang vaginanya dengan jariku. Ternyata vaginanya sudah basah sekali, lalu aku tarik celana dalamnya dan aku mulai menciumi pahanya hingga sampailah pada gundukan vaginanya yang sangat merangsang.
Aku hisap dan jilat vaginanya yang harum, Mbak wati semakin mengerang kenikmatan.
"Oh.. oohh.. mmhh.. ohhmm.. sayangg.. ohmm" jilatanku semakin liar dan semakin terasa kakinya mulai mengejang..aku semakin mempercepat tempo jilatan mautku dan dia mengerang semakin keras.

"Oohh.. ehheehmm.. ohh.. aauuaa.. hhmm" ternyata dia telah mencapai orgasme yang pertama.
Kemudian aku lepaskan celana dalamku karena kebetulan aku selalu tidur hanya memakai celana dalam dan saat itu aku hanya memakai kain sarung. Dengan penis yang masih menegang aku beralih posisi di atasnya dan menciumi bibir dan kedua susunya dengan jemari tanganku memainkah pentilnya. Karena tidak sabar lalu aku masukkan penisku yang sudah tegang. Sewaktu penisku masuk ke lubang kenikmatan tersebut terdengar erangan keenakan Mbak Wati.

Vagina Mbak Wati serasa sempit karena tulang panggulnya yang seakan-akan mempersempit lubang kemaluannya. Akan tetapi aku merasaka kenikmatan yang luar biasa di penisku dengan lubangnya yang sempit itu. Aku keluar masukkan penisku dan Mbak Wati membuka lebar-lebar kakinya sambil menopang satu kaki ke dinding kamar. Aku semakin merasakan sensasi yang luar biasa ketika penisku keluar masuk, karena dinding lubang vagina dan tulang panggulnya yang menggesek-gesek batang kemaluanku begitu terasa sekali.
Mbak Wati masih terus mengerang ketika aku menekan penisku di vaginanya dalam-dalam. Walaupun penisku tidak besar sekali tapi berukuran normal akan tetapi sensasi yang aku berikan ketika aku mengocok penisku di dalam vaginanya membuat Mbak wati mengerang, menjerit keenakan sambil matanya merem melek. Setelah hampir satu jam sejak pemanasan Mbak Wati kelihatan tegang kemudian di merapatkan kedua kakinya dan aku mengangkangkan kakiku sehingga lubang vaginanya semakin sempit. Dengan gaya seperti itu aku masih tetap terus mengocok vaginanya dan Mbak wati semakin mengerang keras.
Akhirnya dia bilang, "Ohh sayang aku mau keluaarr.. ohh enakk"..

Akhirnya Mbak Wati tidak bisa menahan gejolak yang ada dalam dirinya, maka jebollah pertahanannya dengan jeritan yang membuatku semakin bergairah. Aku masih mengocok penisku karena sampai saat itu aku masih bertahan dan aku ingin memberikan kenikmatan yang dasyat untuknya sehingga dia tidak bisa lupa dan terus ketagihan. Aku semakin mempercepat kocokanku, semakin cepat aku mengocok jeritan keenakan Mbak Wati semakin kencang dan tak tertahankan.

Aku merasakan sensasi yang tiada taranya, sehingga aku merasakan ada sesuatu yang akan keluar dari batang kemaluanku dan akupun mempercepat irama kocokanku. Badanku semakin menegang dan Mbak Wati semakin mengerang.
"Ohh.. Mbak aku mau keluar.. Mbak udah mau lagi nggak?.. aku dah nggak tahan nih"
"Ohh sayang aku juga mau keluar.. ohh.. oohh kita bareng sayaangg.. oohh aku keluaarr"
"Aku juga Mbak, ..oohh Mbak eeaannakk?"
Dan bobollah pertahananku dan pertahanannya. ., Crot..crot.. crot..
"Oohh.. enaak.." akhirnya kami orgasme bersama-sama.
"Oh, kamu hebat sayang.. sampai aku orgasme tiga kali, padahal aku jarang banget loh orgasme walaupun sama suamiku. Malah aku keseringannya nggak bisa orgasme".
Dengan peluh yang mengucur banyak sekali aku tidak segera mencabut penisku dari vaginanya, aku biarkan penisku merasakan sensasi vagina Mbak wati yang begitu nikmat. Akhirnya kamipun tertidur dengan tubuh masih telanjang.

Malam itu kami lakukan lagi sampai 4 kali. Pada keesokan harinya kami lakukan lagi hingga siang hari sampai 3 kali. Begitu pula pada malam harinya hingga pagi kami lakukan lagi 3 kali. Setiap hari kami lakukan terus dan sampai kembali ke Jakarta kami masih tetap melakukannya di dalam kereta walaupun hanya sebatas permainan jari-jariku di kemaluannya dan dia mengocok penisku dengan ditutup selimut. Sesampainya di Jakarta kami masih sering melakukannya terkadang di rumahnya ketika boss dan orang-orang pergi atau di kantor saat semua orang sedang keluar. Mbak Wati termasuk wanita yang kuat sekali seperti kuda liar karena untuk membuatnya orgasme memerlukan waktu yang lama dan perlu laki-laki yang betul-betul kuat dan pandai memberikan sensasi hebat, sehingga suaminyapun tidak dapat mengimbanginya, tapi dengan aku Mbak Wati tidak bisa berbuat apa-apa karena setiap kali bersetubuh aku selalu memberikannya kepuasan.

Akan tetapi sekarang kami tidak lagi, karena dia memiliki selingkuhan yang lainnya lagi. Sekarang aku kesepian lagi apalagi aku jarang sekali berhubungan dengan isteriku karena terkadang aku kasihan dia sering kecapaian.
Teman-temanku bilang bahwa aku memang jantan karena bisa memuaskan perempuan. Bahkan mereka yang merasa jantan di ranjang tidak dapat mengimbangi permainanku hingga bisa memuaskan perempuan berkali-kali. Sampai wanita bulepun kewalahan karena mereka jarang sekali mendapatkan kepuasan dengan laki-laki bule walaupun mereka memiliki penis yang besar, tapi itu bukan jaminan dan cewek-cewek bule mengakuinya ketika tahu bahwa aku bisa memuaskan mereka beberapa kali.

Demikianlah kisah seks dari seorang laki-laki beruntung yang bisa merasakan nikmatnya tubuh tante, yaitu istri bos nya sendiri, nantikan kisah kisah selanjutnya cerita seks dari komunitas tante girang