Tampilkan postingan dengan label bercinta dengan pembantu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bercinta dengan pembantu. Tampilkan semua postingan

Bercinta dengan Istri Bos

|| || ,,,,,,, || Leave a komentar
Cerita ini …lanjutan ..kisah saya yang terdahulu” bercinta dengan pembantu”
Karena saya pindah ke kantor Jakarta maka saya berpisah dengan Asih. walaupun kali ini istri bos ku bukanlah seorang tante girang, tapi tante yang kalem ini bener-bener bikin aku ah uh...

Pada waktu itu kantorku bikin cabang di Jakarta , dan recruit orang asing ( hangguk saram ) baru…yang akan jadi bosku dan bersama-sama ditempatkan di cabang Jakarta , kebetulan calon bosku ini memang sebelumnya tinggal di Tangerang..dan baru saja menikah dengan Cewek pribumi dari bogor…. Nama panggilannya Chacha padahal nama aslinya Siti Julai*** he..eheh baru berumur 20 th Cerita Ketemu dengan bos aku katanya dulu waktu dia kerja di mall Krwc.jadi SPG Cantik, putih, rambut panjang ,… tipikal cewek sonolahsayangnya denger2 sih cuman lulusan smp kesan pertama saya ketemu…. Wah boleh juga nih istri Bos… hehehe……

Sementara saya tinggal bersama bos saya dirumahnya di daerah LP Krwc , sementara masih kontrak 2 kamar yang berdampingan , sementara kantor jauh di daerah jakut….
Tiap hari saya sama bos aku pulang pergi selalu berdua, kemana-mana berdua…, dugem, karaoke,. pulang malam terusss…bahkan kadang pagi …namanya jg WNA.

Sementara istri yang baru dikawinin sering…ditinggal sendiri dirumah…kalau dah pulang telat….pasti mbak chacha ( begitu aku panggil biarpun istri bos… tp umurnya jauh dibawahku dan dia panggil aku mas andri ) pasti dia telepon saya, tanya posisi dimana … suaminya ngapain dlll, kadang-kadang bosku mabuk berat…dang a mau pulang…sementara istri telpon melulu kesaya terpaksa bosku saya seret aja ke mobil….dan sring jg berantem sampai pukul-pukulan di dalam mobil……anehnya setelah dia sadar dari mabuknya ga ingat kejadian …berantem sama aku semalam kadang-kadang klo dah mabuk bawa cewek.. CI di hotel…aginya tanya ke aku “ semalam saya sama cewekkah? ” glek..lah cewek semalem dikemanain…bayar mahal.hehehe saya ga habis piker orang mabuk bisa sebegitunya.

Kembali ke istrinya…Hamper tiap hari pulang malam ato hampir pagi……mulai terjadi pertengkaran2 diantara mereka kudengar lewat kamar samping kadang2 pertengkaran diakhiri dengan making love…sehingga suara…suara…kenikmatan sampai terdengar di kamarku
Busyetttt gw kadang horny jg dengernya..kebiasaan lagi klo dah mabuk berat bosku langsung masuk kamar dan tidur Dan sang istri biasanya datang ke aku tanya habis dari mana…ngapain…Curhat.. ya jawab aja sekenanya….sambil bohong2 dikit..saya jadi tau persis kapan mbak chacha ini ditiduri…dan berapa lama ga ditiduri..

Pernikahan mereka baru 2 bln. pada malam itu seperti biasa kami pulang larut malam dan kondisi bosku mabuk berat…. Sehingga sampai rumah langsung masuk kamar…… istrinya kemudian datang ke kamar saya “ abis dari mana aja tadi? “ , “ ga kemana-mana mbak, cuman di cafĂ© becak” .(gw bohong ) padahal abis dari diskotik CP . “sama cewek ya ? “ dia tanya lagi , “ ga, mbak cuman minum doing “ jawabku, “ mas andri jangan bohong ya” “ itu bekas liptik di bajunya, punya sapa!! “ katanya keras, ..glek…goblok sekali si bos ini…., waduuuh aku harus bilang apa ini….” Tuh kan diam.” Suaranya menggelegar …” ga …mbak minumnya emang ditemani cewek, tp kita ga ngapain2 kok” jawabku sekenanya , kulihat dimatanya mulai berkaca-kaca….

” Bohong..mas andri bohong….pasti maen sama cewek lain….saya sudah sering kali ditipu bahkan sebelum mas andri ada disini” dengan nada yang serak menahan tangiss, “ ngga kok mbak…saya selalu jaga dia kok mbak….ni bahkan dompetnya saya bawa” …memang biasa sebelum minum dompet bos selalu dikasih aku..jadi aku yang bayar semua klo dia sudah mabuk, saya sadar betul istri bos ini masih mudah , baru nikah… lagi hot-hotnya…dan seminggu ini saya tidak denger suara kenikmatan dari kamarnya, pasti dia butuh sekali, sapa suruh nikah sama orang asing, resikonya ya begini ..kata batinku.,..”bohoooong “ kembali dia menjerit sambil mau memukul dadaku, reflex…langsung aku tangkap tangannya.dan aku rangkul tubuhnya ….ehhh dia malah menangis didadaku….

aku diam saja…gat au apa yang harus aku lakukan.selama beberapa menit dia masih…menagis didadaku, “ udah mbak…sabar” cuman itu kataku menghibur “ uk..uk…saya menyesal mo nikah sama dia mas andri”
“ udahlah… itukan sudah terjadi…ga bisa kita balik lagi kemasa lalu , mo gimana lagi sekarang….salah satu jalan ya mbak harus menikmati apa yang ada” du…kayaknya setan burik dah mulai memanas-manasi “ bagaimana menikmati klo gini….” Kata dia sambil terisak…” ya , bikin senenglah…dia kan banyak uang,…maen aja ke mall…kemana2 gitu biar nglupain masalah” kataku, “klo itu sih gampang , tapi kebutuhan kan ga itu saja “ katanya, ho..ho… mulai nih…hehehe , “ ya cari kesenangan lah ..bagaimana caranya , biar sama-sama enak dan pertengkaran bisa dikurangi” kataku, ….anehnya sudah bicara panjang begitu… tubuhnya masih menempel dengan tubuhku, kami diam sejenak….. kemudian tiba-tiba dia mendongak keatas dan mencium bibirku, “ Upss …apa ini mbak” aku lepaskan tubuhku dari dia dan pura-pura kaget….

hehehe reaksi ini yang sebenarnya dari tadi aku harapkan. “kenapa…mas…, tadi kan mas andri saya harus cari kesenangan biar lupain masalah” katanya, “ iya tttapi….ttttapi…jangan ssssya “ heheh e pura-pura gugup, “ napa mass klo dengan mas andri saya senang , napa harus cari lain…” katanya “ urusannya nanti berat mbakk klo ketahuan..boss” kataku, “ ga papa mast oh dia klo mabuk ga bakalan inget… apa mas andri… ga suka sama saya?, saya liat mas andri sering curi-curi liat sama saya” , haisss ternyata aku selama ini dah ketahuan klo sering curi pandang, “ saya cantikkan mas? “ tanyanya “ iya sih” jawabku lirih.” Mo apalagi mass, bikin aku senang”, “ iya tapi tolong bener2 dirahasiakan ya “ pintaku “ aku jamin mas “ “ ya okeylah klo mbak chacha jamin “ jawabku, kebetulan pada malam itu bak chacha lagi pakai baju tidur merah muda yang tipis banget dan hampir tranparan , sehingga benjolan dada dan belahan pahanya terlihat jelas, ditambah mukanya yang masih merah bekas menangis, langsung aja aku sergap bibirnya yang merah…kucumbu dan kusedot lidahnya….

Nafasnya mulai ngos..ngosan menahan nafsu…. Begitu juga aku…..terus kucium bibirnya …ku gigit telinganya dan kuhembuskan nafas ditelinga…. Semakin menambah nafsunya……., tanganku mulai mencari tali bra….dan kulepaskan. lalu pindah ke dadanya …dan kuremas-remas.”ouch… mas “ aku ga peduli dia mulai meracau kuangkat baju tidurnya melewati kepala sekalian lepas branya. Ho..hoh.ho …pemandangan yang sangat indah putih mulus. Kenceng sekali istri bos ini biarpun msih muda., terusss kurangkul dia dan kuelus punggungnya .halus.sekali. perlahan kecupanku pindah keleher… terus ke dadanya dan ke masing2 puncak bukit kembarnya….. “ ouch…mas…enak….mas “ silih berganti ku kecup dank u sedot nipple nya… mbak chacha semakin meracau…..sementara posisi kami masih berdiri dan dia tinggal cd aja yang menempel di tubuhnya , aku masih berpakaian lengkap….., “ mabak buka pakaianku…mbak…..” sambil terus mengulum teteknya….., perlahan tangannya mulai melepas kancing bajuku dan melepasnya bersama pakaian dalam ku dan selanjutnya ikat pinggang ku mulai dibuka serta kancing celana,sehingga jatuh, aku tinggal cd saja dia jg … sambil terus mencium…mengulum dan menjilat bagian dadanya, kurebahkan tubuh mbak chacha istri bosku ini ke tempat tidur…… jilatanku semakin turun dan akhirnya sampai di daerah V nya biarpun masih tertutup CD…. Perlahan kulepas CD….

Kembali pemadangan yang luar biasa …terpampang di depanku Belahan V yang merah merekah, dengan sedikit rambut. Uhhhhhh nikmat banget…..kesempatan ini….., tdak aku sia-siakan segera aku jilatin pinggir m****knya yang merah, cairan putih sudah mulai banyak mengalir disela-selanya….bertan da dia sudah sangat terangsang,… aku hisap-hisap dan ku mainkan It***lnya…. Dia semakin mengerang” masssss enak…..massssssss “ tangannya mulai menjambak rambutku.dan menekannya sehingga lidahku semakin dalam menghisap….rongga Vnya……kemudian aku pindah menjilati… pusernya terus keatas kembali ke te***knya…kuputer-puter sebentar dan terus keatas leher dan akhirnya bibir lagi… kutukar ludahku dengan ludanya kemudian aku jilatin seluruh mukanya yang putih mulus ….. lehernya……dadahnya …perutnya….sampai keteknya yang bersih pun aku jilat….ga ada bagian yang lepas dari jilatanku….

mbak chacha hanya bisa menggelijang-gelinjang seperti cacing kepanasan….sambil terus meracau…..kulanjutkan ke tangannya sampai ujung jari tangannya… terus kembali ke tangan satunya……kembali lagi ke dada ouch nikmat sekali…jilatanku semakin turun ke daerah M**knya kuputer sebentar……turuk ke pahanya yang putih…..dengan sedikit bulu-bulu tipis di kakinya…. Membuat aku semakin bernafsu… sampai jari kakinya ,,,,,, pindah ke jari kaki kirinya…….dan naik lagi ke pangkal pahanya…… mbak chacha terus meracau tidak jelas., sepertinya bosku belum pernah memperlakukanya seperti ini “ ouch masssss…pintar sekali….enaaaaakk “ kembali dia meracau…….”mass aku sudah ga tahannnnnn masukin…mas…masukin ..” , “ bentar sayaaaang “ aku sudah ga manggil bak lagi ……dua jari tangan kananku kumasuk..kan ke Mmemeknya . dia menjerit…..”ouch…..uuuuuu…” ku korek2 rongga M**kya dengan jariku ….dia semakin mengelinjang …dan mengangkat-angkat pinggulnya………. Masss masukin ko***lmu…masukin masssss aku ga tahaaaan…….” Dari tadi dia belum liat ko***lku , yang besar dan tinggi menjulang bagai monas ini” kuambil posisi…… perlahan kuputer kepala torpedoku di sekitar belahan M****knya, mbak chacha semakin meracau…….

plzzzzzzz masssss masukin…….aku ga tahan perlahan kumasukkan ko****lku rasanya tidak muat dilubangnya dia yang kecil, kutekan semakin dalam …. Dia menjerit….mas …sakit….. “ tahan sayangg “ kataku , rupanya selama ini yang telah masuk lubang ini jauh lebih kecil dari torpedoku…. Sehingga dia merasa kesakitan…., kembali kutekan K*****lku semakin dalam dan masuk semua ke dalam lobang M***knya, “enaaaaaaak mas…” Perlahan mulai kupompa .nikmat bener istri bosku ini…….masih peret….. ABG sih hehehehe., semakin keras dan cepat kugerakkan K*****lku….dia semakin menggelepar… kuangkat kakinya dan kutaruh dipundakku Panetrasiku semakin dalam….massssss ammmmpunnnn mas , dasar ABG baru segini sudah ampun –ampun batinku belum gaya yang lain……. Semakin cepat kugerakkan dan dia semakin meracau…… sementara lelehan Lumpur putih mengalir semakin deras….sehingga setiap hentakanku menimbulkan irama yang merdu…..

cpok…cpok…cpokkk , kutundukkan badanku dan kuciumi teteknya sambil terus menggejot… istri bosku ini….. kuangkat badannya dank u puter sehingga sekarang aku yang ada dibawah…….. “ kamu yang genjot…. Sayang….. “ kataku…. Mulai dia memaju mundurkan pinggulnya…… K******lku semakin terjepit … dan rasanya ruaaaarrrr biasa nikmatnya …….terus dia memaju mundurkan pinggulya semakin cepat….. dan kepalanya tak henti-hentinya dipalingkan kanan kiri keatas….seperti orang kesurupan…… ouuuuuuhhhhh nikmat sayaaaaaang…. Oh lebih nikmat dari semua cewek yang aku tiduri ….oooooooooooo, dia jg semakin kesetanaan……massssss ga tahaaaannnnnnnnnn massssssss” tahan sedikit sayaang kita keluar barenggggg ,… aaahhhh….ahhhhh.aahhhhhhahh aku meracau …. Ayo sayangggg lebih kerassss… , massssssssssss mau keluar …. Aku jg sayaaaang ..oooooooooo ouchhhhhhhhhhhhhhhh dengan jeritan yang panjang ….

kami berdua keluar bersamaan , rasanya nikmatnya dunia ga ada yang menandingi rasa nikmat ini…. Mbak chacha langsung ambruk di atasku .. kurasakan tubuh kami bersentuhan …..halusssssss dan kupeluk dia…mas andri….. enakkk sekali ko***l mas., masss bikin aku senang terus ya “ pintanya…..”iya sayang… kapanpun kamu mau, aku juga pingin kamu jilatin kayak aku tadi…” iya nanti kita istirahat dulu…..rasanya persendianku luluh lunglai ”
Malam itu kami bermain sepuasnya sampai pagi, dia gentian menjilatin tubuhku …..berganti-ganti gaya… Sampai jam 4.00 pagi dia aku suruh pindah kekamarnya untuk menemani suaminya…. Ang sudah ga bergerak…..karena pengaruh minuman keras sejak saat itu pertengkaran2 semakin jarang terjadi….karena aku siap menjadi penengahnya Beberapa bulan kemudian aku pindah tinggal di mess kantor, karena aku terlalu capek jarak kantor –rumah terlalu jauh….. dan sering terlambat…. Karena urusanku antar Negara sementara .negara K……. waktunya 2 jam lebih cepat. Jadi aku putuskan tinggal di mess kantor….. tapi kadang2 aku masih ikut ke rumah bosku , apalagi klo weekend ditambah ada telp… butuh pelayananku hehehehe. syukurlah. Aku telah membuat bosku dan istrinya damai., Tanpa mengurangi kenikmatan yan ada.hehehe.

Aktivitas dengan istri bosku berhenti ketika aku putuskan menikah dengan pacarku yang aku pacari sudah 6 thn.. tapi hubngan keluargaku dan keluarga bosku masih baik seperti dulu tidak terjadi apa-apa sekarang masih kerja sama dia.

Demikianlah pengalamankan bermain seks dengan istri bos.. Benar benar bikin crot...

Cerita Tante Dewi

|| || ,,,,, || Leave a komentar
Berikut adalah cerita sex seorang tante girang yang memiliki suami kebetulan lebih tua darinya, namanya dewi, mungkin tak pantas di panggil tante girang, karena sebenarnya dia jauh dari kesan tante girang, hanya saja karena dia haus seks maka kita kategorikan sebagai tante girang, Inilah cerita sex selengkapnya dimana dewi memanfaatkan rumah kosongnya untuk bercinta dengan karyawan suamina....

Malam itu Dewi terlihat sedang menonton TV diruangan keluarga dengan hanya mengenakan daster warna putih berbahan satin, Dewi terlihat cantik dan sexy mengenakan daster itu, belahan payudaranya yang putih dan mulus terlihat jelas sekali karena daster satu talinya itu berbentuk V, sementara dibalik dasternya Dewi tidak mengenakan BH dan CD, kedua putingnya yang berwana merah mudapun terlihat menonjol di dasternya itu sementara bayangan hitam yang tipis diselangkangannya terbayang dengan jelas.

Dewi memang masih muda umurnya sekarang ini baru 30tahun, dia menikah dengan suaminya pada saat ia berumur 20, sementara suaminya seorang duda beranak satu berumur 40tahun. Anak tirinya Doni sekarang ini berumur 18tahun. Sampai saat ini Dewi belum dapat memberikan keturunan kepada suaminya, mungkin ini yang membuat tubuh Dewi tetap sexy terutama kedua buah payudaranya yang masih kencang.

Hari ini suaminya memang pulang terlambat karena harus menjamu tamunya dan Doni sendiri menginap dirumah temannya, saat ini Dewi sendirian dirumah.

Malam semakin larut, hawa dingin karena hujan dan kesepian tanpa ada yang menemani ngobrol membuat Dewi mulai mengantuk, tanpa terasa Dewi mulai tertidur diatas sofa.

Jam didinding mulai menunjukkan tepat jam 1, sementara Dewi yang terlelap dalam tidurnya tidak menyadari daster yang menutupi tubuhnya sudah tidak menutupi tubuhnya secara sempurna, tali dasternya sudah tidak dipundaknya melainkan sudah berada ditangannya, ini membuat kedua payudaranya terlihat dengan jelas, sementara dibagian bawah sudah terangkat sehingga lembah kenikmatannya yang tertutupi oleh rambut hitampun terlihat dengan jelas.

Saat itu diluar Nampak sebuah mobil memasuki pekarangan rumah Dewi, dari dalam mobil turun seorang pemuda berbadan atletis, pemuda ini kemudian membuka pintu belakang mobil, si pemudapun terlihat memasukkan setengah badannya kedalam mobil, selang tak lama si pemuda dengan agak setengah menyeret membantu keluar seorang pria setengah baya dalam kondisi mabuk sekali, setelah pria setengah baya itu berada diluar mobil, pemuda itu mulai memapah pria tersebut kearah pintu rumah Dewi sambil tak lupa menutup pintu mobil dan menguncinya.

Sampai didepan pintu, pemuda itu mengeluarkan kunci pintu dan membuka pintu itu sambil tetap memapah pria tersebut, sesampainya didalam pemuda itu tak lupa menutup pintu rumah dan menguncinya kembali, kemudian pemuda itu memapah pria tersebut menuju kamar tidur, saat berjalan menuju kamar tidur pemuda itu menghentikan langkahnya diruangan keluarga, matanya terbelalak melihat pemandangan yang membangkitkan birahi, dia melihat kedua payudara Dewi yang putih dan mulus juga lembah kenikmatannya yang tertutupi oleh rambut hitam, melihat itu semua sipemudapun menelan air liurnya berkali-kali sementara, bagian bawah tubuhnya perlahan-lahan mulai begrerak.

Tanpa membuang waktu lagi pemuda itu dengan cepat memapah tubuh bossnya yang mabuk berat kearah kamar tidur, yang memang tidak terlalu berjauhan dengan ruang keluarga, setelah merabhkan tubuh bossnya dan membuka sepatunya, pemuda itu keluar dari ruang tidur dan menutup pintunya, kemudian dia kembali menuju keruangan keluarga dimana Dewi masih terlelap dalam tidurnya, sesampainya didepan Dewi tanpa membuang waktu lagi pemuda itu mulai melepaskan baju, sepatu, celana dan celana dalamnya, sehingga tubuh atletisnya tidak mengenakan sehelai benangpun. Tampak kon**l pemuda itu sudah berdiri dengan tegak sekali.

Perlahan-lahan pemuda itu mulai duduk disamping Dewi, kedua tangannya mulai meremas-remas kedua payudara Dewi, dengan penuh nafsu pemuda itu mulai menjilati putting susu Dewi dan kadang-kadang ditimpali dengan hisapan-hisapan, mulut bekerja tanganpun tidak mau ketinggalan, tangan yang satu meremas-remas payudara Dewi, dan yang satunya mulai mengelus-elus lembah kenikmatan Dewi, saat tangannya mulai menyentuh vagina Dewi, dia merasakan Vagina Dewi sudah basah, nampaknya Dewi sedang bermimpi dientot, kemudian pemuda itu mulai memasukkan jari tengahnya kedalam lubang Dewi yang sudah basah itu, dengan gerakan perlahan-lahan dikeluar masukkan jarinya itu dimemek Dewi. Seluruh aksinya itu membuat Dewi mulai mendesah keenakan, entah karena akibat aksi sipemuda atau karena dia sedang menikmati mimpinya.

Setelah merasakan memek Dewi semakin basah pemuda itu kemudian mengeluarkan jari tangannya, lalu ia mulai mengangkangkan kedua kaki Dewi dan mengarahkan kon**lnya kememek Dewi, dengan perlahan-lahan sipemuda mulai mendesakkan kon**lnya kelubang memek Dewi, sipemuda tidak mau terburu-buru memasukkan kon**lnya dia takut Dewi terbangun, perlahan-lahan batang kon**l sipemuda mulai masuk kedalam lubang memek Dewi, ia merasakan memek Dewi sangat sempit sekali, nampaknya memek Dewi jarang dipakai atau kemaluan suaminya kecil sehingga lubang memek Dewi masih sempit, sedikit demi sedikit kon**lnya mulai terbenam dilubang memek Dewi, dengan gerakan perlahan sipemuda mulai menurunkan tubuhnya sehingga posisinya mulai menindih tubuh Dewi dan kedua tangannya mulai diselipkan ketubuh Dewi.

Sambil memeluk tubuh Dewi dengan cukup erat dan bibirnya mulai mengulum bibir Dewi, sipemuda membenamkan kon**lnya dalam-dalam kedalam lubang memek Dewi, akibat gerakan itu Dewi tersentak dan terbangun dari tidurnya, matanya terbelalak saat melihat wajah sipemuda, tapi Dewi tidak bisa berteriak karena mulutnya sedang dilumat oleh sipemuda, Dewi merasakan bukan hanya mulutnya saja yand sedang dilumat tapi memeknya pun sedang disumpal oleh kon**l sipemuda ini, dan Dewi mulai merasakan sipemuda menggerakkan kon**lnya dilubang memeknya.

Bless…sleep…bleess…sleppp…bleess….sleeeppp..

Terlihat Mata Dewi yang tadinya terbelalak karena kaget perlahan-lahan mulai meredup sayu, nampaknya Dewi mulai merasakan kenikmatan dientot oleh sipemuda, Dewi mengenali sipemuda sebagai Andi salah seorang bawahan suaminya, yang dia tidak mengerti bagaimana Andi bisa masuk kedalam rumahnya dan bagaimana Andi bisa dengan bebasnya memasukkan kon**lnya kedalam lubang memeknya, tetapi Dewi tidak mau berpikir banyak tentang hal itu yang ada dalam benaknya sekarang ini adalah menikmati sodokan kon**l Andi.

“hmmhh….hhhmmmhhh….hhmmmhhhh” terdengar desahan dari mulut Dewi yang masih dilumat oleh Andi, karena AndI takut kalau ia lepaskan lumatannya Dewi akan berteriak.

Mata Dewi mulai merem melek menikmati sodokan-sodokan kon**l Andi yang besar kalau dibandingkan dengan suaminya, melihat Dewi mulai menikmati entotannya Andi mulai berani melepaskan lumatan dibibir Dewi dan mulai menjilati leher dan telinga Dewi, aksinya ini semakin membuat desahan-desahan Dewi semakin menjadi.

“Ouuhhh……ssshhhhh…..aaahhhhh….Annddiiii…..kontoool llmuuuu…eenaakk sekali dan besar sshhhh…aaahhhh…” Dewi mendesah kenikmatan menikmati entotan Andi.

“Hmmhhhh…..slrrppp…..hmmmm….memek ibu juga eenaaakkk…oohhhh….sslrrpppp….seempiitt sekali … ooohhhh….slllrrpppp…..” Andi melenguh keenakan merasakan memek Dewi yang masih sempit sambil tetap menghisap-hisap payudara Dewi.

Dewi merasakan kenikmatan duniawi yang belum pernah ia alami sebelumnya, selama pernikahannya dengan suaminya belum pernah dia merasakan nikmatnya dientot, selama ini suaminya selalu mencapai kepuasan terlebih dahulu, sementara ia sendiri belum mencapai kepuasan, jangankan untuk mencapai klimaks, untuk merasakan keenakan saja Dewi belum pernah merasakannya, berbeda dengan saat ini saat memeknya disodok-sodok oleh kon**l Andi yang memang dalam ukuran saja lebih besar dan lebih panjang dari punya suaminya, apalagi Andi masih muda.

Kedua insan ini sudah tidak ingat apa-apa lagi selain menikmati persetubuhan mereka yang semakin menggila, Andi semakin cepat mengeluar masukkan kon**lnya didalam lubang memek Dewi yang semakin basah, sementara Dewi sendiri dengan semangat 45 menggoyangkan pantatnya mengimbangi gerakan Andi, keringat sudah mengalir dari kedua tubuh mereka.

“Ouughhh … Andi ….teruussss….ooughhh… enaaakkkk….sekaalliii….oughhhh….tekaaaann yang dalam, Oughhh….puaskaannn…akuuuu…..yaaahhh,…aaaahhhh”. Lenguhan Dewi semakin menjadi.

Andi mengikuti kemauan Dewi dengan menekan lebih dalam kon**lnya dilubang memek Dewi, ia merasakan ujung kepala kon**lnya menyentuh bagian paling dalam memek Dewi.

“Aaagghhh…akuuu..sudah tidak tahan laaagiiii…ouugghhhh…Anddiiiiii……aku mau keluar…ough enaaaaakkkk sekali kon**llmuuuu…..aaaagghhhhhh…..Andi ….akuuu…keluaaarrrrr……… aaaaghhhhhhh.” Dewi mengerang.

Srrr…..cccreeet….ssssrrrrr…….. akhirnya Dewi mencapai puncak kenikmatannya, tubuhnya mengejang saat ia mencapai kepuasannya, vaginanya berdenyut-denyut saat mengeluarkan lahar kenikmatannya, Andi sendiri merasakan vagina Dewi seperti meremas-remas kon**lnya, Andipun lalu menekan lebih dalam kon**lnya dan membiarkan kon**lnya terbenam sebentar didalam lubang memek Dewi.

Dewi memeluk erat-erat Andi, sementara kakinya ia kaitkan dengan erat dibelakang pinggul Andi, sehingga kon**lnya Andi semakin terbenam dimemeknya, beberapa saat kemudian Dewi melepaskan pelukan dan kaitan kakinya ditubuh Andi, sementara diwajahnya terpancar kepuasan.

“Andi kamu betul-betul hebat, selama ini belum pernah saya mengalami nikmatnya menge***t,” Dewi berbisik ditelinga Andi.

“Saya juga merasa enak nge***t ibu, memek ibu sangat sempit. “ Andi menimpali bisikan Dewi, sambil dengan perlahan-lahan mulai memaju mundurkan lagi kon**lnya.

“Hmmm…aahh..kamu belum keluar.” Dewi bertanya, karena ia merasakan kon**l Andi masih keras. “Hmm..aku pikir kamu sudah selesai”.

“Belum, ibu masih mau lagi?” tanya Andi.

“Hmmm…memang kamu bisa buat aku puas lagi.” Dewi balik bertanya.

“He..he..kita coba saja, apa saya bisa buat ibu puas lagi atau tidak.” Jawab Andi sambil mulai mempercepat gerakannya, sementara tangannya mulai meremas-remas kedua bukit payudara Dewi.

“Kita tukar posisi, biar aku yang menggenjot kon**lmu, sekarang kamu duduk.” Dewi menimpalinya, karena ia sendiri tidak mau membuang kesempatan ini.

Andi kemudian menarik tubuh Dewi tanpa melepaskan kon**lnya dari lubang memek Dewi, dengan sedikit berputar Andipun lalu duduk disofa, sementara posisi Dewi sekarang sudah dipangkuannya, dengan posisi ini Andi lebih leluasa untuk bermain di susunya Dewi, kedua tangannya dengan penuh nafsu meremas-remas kedua bukit kembar Dewi, mulutnyapun ikutan beraksi, kedua putting susu Dewi bergiliran dijilati dan dikulum serta dihisap-hisap oleh Dewi, aksi Andi ini perlahan-lahan mulai membangkitkan kembali birahi Dewi, dengan perlahan-lahan Dewi mulai menaikturunkan pinggulnya, gesekan-gesekan kon**l Andi didinding memeknya membuat birahinya kembali memuncak dengan cepat.

“Ouuughhh….Andiiiii……hiisaaaapppp….tteeeteeekkku…. .ooughhhh…yyaaachhh….begitu… aaaghhhh… kon**lmu enak sekaaaliii…” Dewi mengerang sambil mempercepat gerakan naik turunnya.

“Klo mau keluar kamuuuuu….kkassiih…tahuuu…yaachhhh…..” Dewi berbisik di telinga Andi.

“Hmmhhh…ssslllrpppp…..hhmmmmhh….ok…..aaaagghhhhh., …….” Andi menjawab sambil tetap menghisap-hisap tetek Dewi.

Sleeppp…..blesss…sleeppp….bleesss….slleeepppp….ble essss….. kon**l Andi terlihat keluar masuk dalam lubang memek Dewi dengan cepatnya, karena Dewi pinggul Dewi naik turun dengan cepat.

Dewi betul-betul menikmati persetubuhannya ini, gerakkannya semakin cepat dan semakin tak beraturan, lenguhan-lenguhan kenikmatan mereka berduapun semakin kerap terdengar, menikmati persetubuhan ini mereka berdua lupa dengan status mereka, dalam pikiran mereka hanya satu bagaimana mencapai kepuasan persetubuhan ini.

“Ouughhh…Andiiiiii……akkuuuu….mauuuuu,……keellluuaaa rrr…lagi…oooohhhhh….aaaagghhh enaaaakkkkk sssekkaaaaallliiii…..kon**lmuuuu…” Dewi mengerang saat ia merasa bahwa ia akan mencapai lagi puncak kenikmatannya.

Sementara itu Andi juga merasa bahwa ia akan mencapai puncak kenikmatannya, Andipun membantu Dewi yang akan mencapai puncak kenikmatannya dengan memegang pinggul Dewi dan membantu menggerakkan pinggul Dewi naik turun dengan cepat.

“Ouuughhhhh…Buuu….aaakkkuuuu jugaaa…mau kelluaaaarrr…..aaaagghhhhhh….. memek ibuuuu… enaaakkk sekaaalliiiii……ooougghhhh….buuuu…aku gak taaahhaaannn…laagi.” Andipun mengerang merasakan puncak orgasmenya yang sudah diujung kepala kon**lnya.

Creeetttt….creeeettt….sssrrr…..ccreeettt……..

kon**l Andi menyemprotkan airmaninya didalam lubang memek Dewi, berbarengan dengan memek Dewi menyemprotkan lahar kenikmatannya, Dewi merasakan hangatnya sperma Andi didinding lubang memeknya, sementara Andi merasakan hangat dibatang kon**lnya karena disiram oleh lahar kenikmatan Dewi.

Keduanya berpelukan dengan erat menikmati saat-saat terakhir puncak kenikmatan dari persetubuhan mereka, kedua bibir mereka berpagutan dengan mesra, Dewi sendiri dengan perlahan-lahan menggoyangkan pinggulnya menikmati sisa-sisa kenikmatan dari kon**l Andi.

Tak lama berselang Dewi beranjak dari pangkuan Andi, dari lubang memeknya terlihat cairan putih mulai mengalir perlahan, sementara kon**l Andi yang mulai mengkerut tampak mengkilat karena cairan kenikmatan Dewi, keduanya kemudian beranjak menuju kekamar mandi untuk membersihkan diri.

Setelah membersihkan diri keduanya kembali keruangan keluarga dan mulai mengenakan pakaian mereka, lalu Andi berpamitan pulang, ditimpali oleh Dewi dengan kecupan mesra dibibirnya, dan bisikan mesra ditelinganya, “ Terimakasih yach, atas malam yang indah ini”

Dibalas oleh Andi dengan senyuman dan kata-kata yang menggoda,” Kalau ibu ingin kenikmatan lagi, hubungi saya saja”

Dewipun tersenyum atas godaan Andi ini,” Pasti, “

Setelah Andi pulang, Dewi menuju kamar tidurnya, malam ini Dewi tidur dengan lelap dimulutnya terukir senyum kepuasan.

Demikian kisah singkat cerita sex tante dewi dengan karyawannya yang membuat birahi memuncak hingga ke ubun2....

Bercinta dengan Ibu Mertua

|| || ,,, || Leave a komentar
Hati-hati jika anda memiliki suami yang haus seks, usahakan berikan dia kepuasan seks yang maksimal, karena bisa aja suatu saat nanti jika tidak puas, suami anda selingkuh dengan siapa aja, bisa bercinta dengan tetangga, bercinta dengan pembantu, bahkan bisa bercinta dengan mertua sendiri!! seperti cerita sex berikut ini...

Selama satu minggu Ibu Mertuaku berada di Jakarta, hampir setiap hari setiap ada kesempatan aku dan Ibu Mertuaku selalu mengulangi persetubuhan kami. Apalagi setelah Indri istriku ditugaskan ke Medan selama tiga hari untuk mengerjakan proyek yang sedang di kerjakan kantor istriku.

Aku dan Ibu mertuaku tidak menyia-nyiakan kesempatan yang kami peroleh, kami berdua semakin lupa diri. Aku dan Ibu mertuaku tidur seranjang, layaknya suami istri, ketika hasrat birahi kami datang aku dan Ibu Mertuaku langsung menuntaskan hasrat kami berdua. Kusirami terus menerus rahim Ibu Mertuaku dengan spermaku, akibatnya fatal.
Setelah istriku kembali dari Medan Bapak mertuaku minta agar Ibu mertuaku segera pulang ke Gl, dengan berat hati akhirnya Ibu mertuakupun kembali ke desa Gl. Setelah Ibu mertuaku kembali kedesa GL hari hariku jadi sepi Aku begitu ketagihan dengan permainan sex Ibu Mertuaku aku rindu jeritan jeritan joroknya, saat orgasme sedang melandanya.

Pertengahan juni lalu Ibu mertuaku menelponku ke kantor, aku begitu gembira sekali Kami berdua sudah sama sama saling merindukan, untuk mengulangi persetubuhan kami, tapi yang paling membuatku kaget adalah saat Ibu mertuaku memberikan kabar, kalau beliau terlambat datang bulan dan setelah diperiksa ke dokter, Ibu mertuaku positip hamil. Aku kaget sekali, aku pikir, Ibu Mertuaku sudah tidak bisa hamil lagi.
Aku minta kepada Ibu mertuaku, agar benih yang ada dalam kandungannya dijadikan saja, namun Ibu mertuaku menolaknya, Ibu mertuaku bilang itu sama saja dengan bunuh diri, karena suaminya sudah lama tidak pernah lagi menggaulinya, tetapi masih bisa hamil. Baru aku tersadar, yah kalau Bapak mertuaku tahu istrinya hamil, pasti Bapak mertuaku marah besar apalagi jika Bapak mertuaku tahu kalau yang menghamili istrinya adalah menantunya sendiri.
Juga atas saran Dokter, menurut dokter di usianya yang sekarang ini, sangat riskan sekali bagi Ibu mertuaku untuk hamil atau memiliki anak lagi, jadi Ibu mertuaku memutuskan untuk mengambil tindakan.
“Bu, apa perlu aku datang ke desa Gl?”
Ibu mertuaku melarang, “Tidak usah sayang nanti malah bikin Bapak curiga, lagipula ini hanya operasi kecil”.

Setelah aku yakin bahwa Ibu mertuaku tidak perlu ditemani, otak jorokku langsung terbayang tubuh telanjang Ibu mertuaku.
“Bu aku kangen sekali sama Ibu, aku kepengen banget nih Bu”
“Iya Mas, Ibu juga kangen sama Mas Pento. Tunggu ya sayang, setelah masalah ini selesai, akhir bulan Ibu datang. Mas Pento boleh entotin Ibu sepuasnya”.
Sebelum kuakhiri percakapan, aku bilang sama Ibu mertuaku agar jangan sampai hamil lagi, Ibu mertuaku hanya tersenyum dan berkata kalau dia kecolongan. Gila.., hubungan gelap antara aku dengan Ibu mertuaku menghasilkan benih yang mendekam di rahim Ibu mertuaku, aku sangat bingung sekali.

Saat aku sedang asyik asyiknya melamun memikirkan apa yang terjadi antara aku dan Ibu mertuaku, aku dikagetkan oleh suara dering telepon dimejaku.
“Hallo, selamat pagi”.
“Pento kamu tolong ke ruang Ibu sebentar”.
Ternyata Bos besar yang memanggil, akupun beranjak dari tempat dudukku dan bergegas menuju rangan Ibu Mila. Ibu Mila, wanita setengah baya, yang sudah menjanda karena ditinggal mati suaminya akibat kecelakaan, saat latihan terjun payung di Sawangan. Aku taksir, usia Ibu Mila kurang lebih 45 tahun, Ibu Mila seorang wanita yang begitu penuh wibawa, walaupun sudah berusia 45 tahun namun Ibu Mila tetap terlihat cantik, hanya sayang Tubuh Ibu Mila agak gemuk.
“Selamat pagi Bu, ada apa Ibu memanggil saya”.
“Oh nggak.., Ibu cuma mau Tanya mengenai pekerjaan kemarin, yang diberikan sama Bp. Anwar sudah selesai kamu kerjakan atau belum?”.
“Oh.. ya Bu.. sudah, sekarang saya sedang memeriksanya kembali sebelum saya serahkan, biar tidak ada kesalahan”. Jawabku.
“Oh.. ya.. sudah kalau begitu, Kamu kelihatan pucat kenapa? Kamu sakit?”. Tanya Ibu Mila.
“Oh nggak Bu Saya tidak apa-apa”.
“Kalau kamu kurang sehat, ijin saja istirahat dirumah, jangan dipaksakan nanti malah tambah parah penyakit mu”.
“Ah.. nggak apa-apa Bu saya sehat kok”. Jawabku.
Saat aku hendak meninggalkan ruangan Ibu Mila, aku sangat terkejut sekali, saat Ibu Mila berkata, “Makanya kalau selingkuh hati hati dong Pen Jangan terlalu berani. Sekarang akibatnya ya beginilah Ibu mertuamu hamil”.
Aku sangat terkejut sekali, bagai disambar petir rasanya mukaku panas sekali, aku sungguh-sungguh mendapatkan malu yang luar biasa.
“Dari mana Ibu tahu?” tanyaku dengan suara yang terbata bata.
“Maaf Pen Bukannya Ibu ingin tahu urusan orang lain, Tadi waktu Ibu menelfon kamu kamu kok online terus Ibu jadi penasaran, Ibu masuk saja ke line kamu. Sebenarnya, setelah Ibu tahu kamu sedang bicara apa, saat itu Ibu hendak menutup telepon rasanya kok lancang dengerin pembicaraan orang lain, tapi Ibu jadi tertarik begitu Ibu tahu bahwa kamu selingkuh dengan Ibu mertuamu sendiri”.
Aku marah sekali, tapi apa daya Ibu Mila adalah atasanku, selain itu Ibu Mila adalah saudara sepupu dari pemilik perusahaan tempat aku bekerja, bisa bisa malah aku dipecat. Aku hanya diam dan menundukan kepalaku, aku pasrah
“Ya sudah, tenang saja rahasia kamu aman ditangan Ibu”
“Terima kasih Bu”, jawabku lirih sambil menundukkan mukaku
“Nanti sore setelah jam kerja kamu temenin Ibu ke rumah, ada yang hendak Ibu bicarakan dengan kamu, OK”.
“Tentang apa Bu?” tanyaku.
“Ibu mau mendengar semua cerita tentang hubunganmu dengan Ibu mertuamu dan jangan menolak” pintanya tegas.
Akupun keluar dari ruangan Ibu Mila dengan perasaan tidak karuan, aku marah atas perbuatan Ibu Mila yang dengan lancang mendengarkan pembicaraanku dengan Ibu mertuaku dan rasa malu karena hubungan gelapku dengan Ibu mertuaku diketahui oleh orang lain.
“Kenapa Pen? Kok mukamu kusut gitu habis dimarahin sama si gendut ya”, Tanya Wilman sohibku.
“Ah, nggak ada apa apa Wil Aku lagi capek aja”.
“Oh aku pikir si gendut itu marahin kamu”.
“Kamu itu Wil, gendat gendut, ntar kalau Ibu Mila denger mati kamu”.

Hari itu aku sudah tidak konsentrasi dalam pekerjaanku Aku hanya melamun dan memikirkan Ibu mertuaku, kasihan sekali beliau harus dikuret sendirian, terbayang dengan jelas sekali wajah Ibu mertuaku kekasihku, rasanya aku ingin terbang ke desa GL dan menemani Ibu mertuaku, tapi apa daya Ibu mertuaku melarangku. Apalagi nanti sore aku harus pergi dengan Ibu Mila, dan aku harus menceritakan kepadanya semua yang aku alami dengan Ibu mertuaku, uh.. rasanya mau meledak dada ini
Aku berharap agar jam tidak usah bergerak, namun detik demi detik terus berlalu dengan cepat, tanpa terasa sudah jam setengah lima. Ya aku hanya bisa pasrah, mau tidak mau aku harus mencerikan semua yang terjadi antara aku dengan Ibu mertuaku agar rahasiaku tetap aman.

“Kring.. “, kuangkat telepon di meja kerjaku.
“Gimana? Sudah siap”, Tanya Ibu Mila.
“Ya Bu saya siap”.
“Ya sudah kamu jalan duluan tunggu Ibu di ATM BNI pemuda”.
Ternyata Ibu Mila tidak ingin kepergiannya denganku diketahui karyawan lain. Dengan menumpang mobil kawanku Wilman, aku diantar sampai atm bni, dengan alasan aku mau mengambil uang, dan akan pergi ketempat familiku, akhirnya wilman pun tidak jadi menunggu dan mengantarkanku pulang seperti biasanya.
Kurang lebih lima belas menit aku menunggu Ibu Mila, tapi yang ditunggu-tunggu belum datang juga, saat kesabaranku hampir habis kulihat mobil Mercedes hitam milik Ibu Mila masuk ke halaman dan parkir. Ibu Mila pun turun dari mobil dan berjalan kearah ATM.
“Hi.. Pento ngapain kamu disini?”, sapa Ibu Mila.
Aku jadi bingung, namun Ibu Mila mengedipkan matanya, akupun mengerti maksud Ibu Mila, agar kami bersandiwara karena ada beberapa orang yang sedang antri mengambil uang.
“Oh nggak Bu, saya lagi nunggu temen tapi kok belum datang juga”, sahutku.
Ibu Milapun bergabung antri di depan ATM.
“Gimana, temenmu belum datang juga?” Saat Ibu Mila keluar dari ruang ATM.
“Belum Bu”.
“Ya sudah pulang bareng Ibu aja toh kita kan searah”.
Aku pun berjalan kearah mobil Ibu Mila, aku duduk di depan disamping supir pribadi Ibu Mila sementara Ibu Mila sendiri duduk dibangku belakang.
“Ayo, Pak Bari kita pulang”
“Iya Nya.. “, sahut Pak bari
“Untung aku ketemu kamu disini Pento Padahal tadi aku sudah cari kamu dikantor kata teman temanmu kamu udah pulang”.
Uh.. batinku Ibu Mila mulai bersandiwara lagi.
“Memangnya ada apa Ibu mencari saya?”.
“Mengenai proposal yang kamu bikin tadi siang baru sempat Ibu periksa sore tadi, ternyata ada beberapa kekurangan yang harus ditambahkan. Yah dari pada nunggu besok mendingan kamu selesaikan sebentar di rumah Ibu OK”.
Aku hanya diam saja, pikiranku benar-benar kacau saat itu, sampai sampai aku tidak tahu kalau aku sudah sampai dirumah Ibu Mila.
“Ayo masuk”, ajak Ibu mia.
Aku sungguh terkagum kagum melihat rumah bossku yang sanggat besar dan megah. Aku dan Ibu Mila pun masuk kerumahnya semakin kedalam aku semakin bertambah kagum melihat isi rumah Ibu Mila yang begitu antik dan mewah.
“Selamat sore Nya”,
“Sore Yem, Oh ya.. yem ini ada anak buah ku dikantor, mau mengerjakan tugas yang harus diselesaikan hari ini juga tolong kamu antar dia ke kamar Bayu, biar Bapak Pento bekerja disana”.
“Baik Nya”.
Akupun diajak menuju kamar Bayu oleh Iyem pembantu di rumah Ibu Mila.
“Silakan Den, ini kamarnya”.
Akupun memasuki kamar yang ditunjuk oleh Iyem. Sebuah kamar yang besar dan mewah sekali. Langsung aku duduk di sofa yang ada di dalam kamar.
“Kring.., kring.. “, kuangkat telepon yang menempel di dinding.
“Hallo, Pento, itu kamar anakku, sekarang ini anakku sedang kuliah di US, kamu mandi dan pakai saja pakaian anakku, biar baju kerjamu tidak kusut”.
“Oh.. iya Bu terimakasih”.
Langsung aku menuju kamar mandi, membersihkan seluruh tubuhku denga air hangat, setelah selesai akupun membuka lemari pakian yang sangat besar sekali dan memilih baju dan celana pendek yang pas denganku.
Sudah hampir jam tujuh malam tapi Ibu Mila belum muncul juga, yang ada malah Iyem yang datang mengantarkan makan malam untukku. Saat aku sedang asyik menikmati makan malamku, pintu kamar terbuka dan kulihat ternyata Ibu Mila yang masuk, aku benar benar terpana melihat pakaian yang dikenakan oleh Ibu Mila tipis sekali. Setelah mengunci pintu kamar Ibu Mila datang menghampiri dan ikut duduk di sofa. Sambil terus melahap makananku aku memandangi tubuh Ibu Mila, walaupun gendut tapi Ibu Mila tetap cantik.
Setelah beberapa saat aku menghabiskan makananku Ibu Mila berkata kepadaku, “Sekarang, kamu harus menceritakan semua peristiwa yang kamu alami dengan Ibu Mertuamu, Ibu mau dengar semuanya, dan lepas semua pakaian yang kamu kenakan”.
“Tapi Bu”, protesku.
“Pento, kamu mau istrimu tahu, bahwa suaminya ada affair dengan ibunya bahkan sekarang ini Ibu kandung istrimu sedang mengandung anakmu”.
Aku benar benar sudah tidak punya pilihan lagi, kulepas kaos yang kukenakan, kulepas juga celana pendek berikut CD ku, aku telanjang bulat sudah. Karena malu kututup kontolku dengan kedua tanganku.
“Sial!”, makiku dalam hati, aku benar benar dilecehkan oleh Ibu Mila saat itu.
“Lepas tanganmu Ibu mau lihat seberapa besar kontolmu”, bentak Ibu Mila.
“Mm.., lumayan juga kontolmu”.
Malu sekali aku mendengar komentar Ibu Mila tentang ukuran kontolku, yang ukurannya hanya standar Indonesia.
“Nah, sekarang ceritakan semuanya”.
Dengan perasaan malu, akupun menceritakan semua kejadian yang aku alami bersama Ibu Mertuaku, mau tidak mau burungkupun bangun dan tegak berdiri, karena aku menceritakan secara detail apa yang aku alami. Kulihat Ibu Mila mendengarkan dan menikmati ceritaku, sesekali Ibu Mila menarik napas panjang. Tiba tiba Ibu Mila bangkit berdiri dan melepaskan seluruh pakaian yang dia kenakan, aku terdiam dan terpana menyaksikan tubuh gendut orang paling berpengaruh dikantorku, sekarang sudah telanjang bulat dihadapanku. Walaupun banyak lemak disana sini namun pancaran kemulusan tubuh Ibu Mila membuat jakunku turun naik.
“Kenapa diam, ayo lanjutkan ceritamu”, bentaknya lagi.
“Baik Bu”, akupun melanjutkan ceritaku kembali, namun aku sudah tidak konsentrasi lagi dengan ceritaku, apalagi saat Ibu Mila menghampiri dan membuka kakiku kemudian mengelus elus dan mengocok ngocok kontolku, aku sudah tidak fokus lagi pada ceritaku.
“Ahh.. “, jeritku tertahan saat mulut Ibu Mila mulai mengulum kontolku.
“Ahh.. Bu.., nikmat sekali”.
Kuangkat kepala Ibu Mila, kamipun berciuman dengan liarnya, kupeluk tubuh gendut bossku.
“Bu.. kita pindah keranjang saja”, pintaku,
Sambil terus berpelukan dan berciuman kami berdua berjalan menuju ranjang. Kurebahkan tubuh Ibu Mila, ku lumat kembali bibirnya, kami berdua bergulingan diatas pembaringan, saling merangsang birahi kami.
“Ahh.. “, Jerit Ibu Mila saat mulutku mulai mencium dan menjilati teteknya.
“Uhh Pento.. enak.. sayang”.
Ketelusuri tubuh Ibu Mila dan jilatan lidahkupun menuju memek Ibu Mila yang licin tanpa sehelai rambutpun. Kuhisap memek Ibu Mila dan kujilati seluruh lendir yang keluar dari memeknya. Banjir sekali Mungkin karena Ibu Mila sudah sangat terangsang mendengar ceritaku.
“Ahh”, jerit Ibu Mila saat dua jariku masuk ke lubang surganya, dan tanganku yang satu lagi meremas-remas teteknya.
Aku berharap agar orang yang telah melecehkanku ini cepat mencapai orgasmenya, aku makin beringas lidahku terus menjilati memek Ibu Mila yang sedang dikocok kocok dua jari tanganku. Usahaku berhasil, Ibu Mila memohon agar aku segera memasukan kontolku le lubang memeknya, tapi aku tidak mengindahkan keinginannya, kupercepat kocokan jari tanganku dilubang memek Ibu Mila, tubuh Ibu Milapun makin menegang.
“Aaarrgghh.. Pento”, jerit Ibu Mila tubuhnya melenting, kakinya menjepit kepalaku saat badai orgasme melanda dirinya,
Aku puas sekali melihat kondisi Ibu Mila, seperti orang yang kehabisan napas, matanya terpejam, kubiarkan Ibu Mila menikmati sisa sisa orgasmenya. Kucumbu kembali Ibu Mila kujilati teteknya, kumasukan lagi dua jariku kedalam memek nya yang sudah sangat basah.
“Ampun.. Pento.. biarkan Ibu istirahat dulu”, pintanya.
Aku tidak memperdulikan permintaannya, kubalik tubuh telentangnya, tubuh Ibu Mila tengkurap kini.
“Jangan.. dulu Pen.. too.. Ibu lemas sekali”.
Aku angkat tubuh tengkurapnya, Ibu Mila pasrah dalam posisi nungging. Matanya masih terpejam. Kugesek gesekan kontolku kelubang memek Ibu Mila. Kutekan dengan keras dan.. Bless masuk semua batang kontolku tertelan lubang nikmat memek Ibu Mila.
“Iiihh.. Pen.. to.. kamu.. jahat”.
Akupun mulai mengeluar masukan kontolku ke lubang memek Ibu Mila, orang yang paling di takuti dikantorku sekarang ini sedang bertekuk lutut di hadapanku, merintih rintih mendesah desah, bahkan memohon mohon padaku. Aku puas sekali, kupompa dengan cepat keluar masuknya kontoku di lubang memek Ibu Mila, bunyi plak.. plak.. akibat beradunya pantat Ibu Mila dengan tubuhku menambah nikmat persetubuhkanku.
“Uhh.. “, jeritku saat kontolku mulai berdenyut denyut.
Akupun sudah tidak sanggup lagi menahan bobolnya benteng pertahananku. Kupompa dengan cepat kontolku, Ibu Milapun makin belingsatan kepalanya bergerak kekiri dan kekanan.
“Ahh Ibu.. aku mau.. keluar.. “.
Dan cret.. cret, muncrat sudah spermaku masuk kedalam Memek dan rahim Ibu Mila, beberapa detik kemudian Ibu Mila pun menyusul mendapatkan orgasmenya, dengan satu teriakan yang keras sekali, Ibu Mila tidak peduli apakah Iyem pembantunya mendengar jeritannya diluar sana.
Ibu Mila rebah tengkurap, akupan rebah di belakangnya sambil terus memeluk tubuh gendut Ibu Mila. Nikmat sekali.., Orgasme yang baru saja kami raih bersamaan, kulihat Ibu Mila sudah lelap tertidur, dari celah belahan memek Ibu Mila, air manyku masih mengalir, aku benar benar puas karena orang yang telah melecehkanku sudah kubuat KO. Kuciumi kembali tubuh Ibu Mila, kontolkupun tegak kembali, ku balik tubuh Ibu Mila agar telentang, kuangkat dan kukangkangi kakinya. Kugesek-gesekan kontolku di lubang memek Ibu Mila.
“Uhh Pento.. Ibu lelah sekali sayang”, Lirih sekali suara Ibu Mila.
Aku sudah tidak peduli, langsung kutancapkan kontolku ke lubang nikmat Ibu Mila, Bless.. Licin sekali, kupompa keluar masuk kontolku, tubuh Ibu Mila terguncang guncang akibat kerasnya sodokan keluar masuk kontolku, rasanya saat itu aku seperti bersetubuh dengan mayat, tanpa perlawanan Ibu Mila hanya memejamkan matanya. Kukocok dengan cepat dan keras keluar masuknya kontolku di lubang memek Ibu Mila.., dan langsung ku cabut kontolku dan kumuncratkan air maniku diatas perut Ibu Mila.
Karena lelah akupun tertidur sisamping tubuh telanjang Ibu Mila, sambil kupeluk tubuhnya, saat aku terbangun kulihat jarum jam sudah menunjukan pukul setengah sebelas malam, buru buru aku bergegas membersihkan tubuhku dan mengenakan pakaian kerjaku.
“Bu.. Bu.. Mila bangun Bu.. “.
Akhirnya dengan malas Ibu Mila membuka matanya.
“Sudah malam Bu saya mau pulang”.
“Pento kamu liar sekali, rasanya tubuh Ibu seperti tidak bertulang lagi”.
Ibu Milapun bangkit mengenakan pakaiannya, kami berdua berjalan keluar kamar.
“Tunggu sebentar ya Pento, kemudian Ibu Mila masuk kekamarnya, beberapa saat kemudian Ibu Mila keluar dari kamarnya dengan senyumnya yang menawan.
“Ini untuk kamu”.
“Apa ini Bu?”, Tanyaku, saat Ibu Mila menyodorkan sebuah amplop kepadaku.
Aku menolak pemberian Ibu Mila, namun Ibu Mila terus memaksaku untuk menerimanya. Terrpaksa kukantongi amplop yang diberikan Ibu Mila lalu kembali kami berciuman dengan mesranya.
Dalam perjalanan pulang aku masih tidak menyangka bahwa aku baru saja bersetubuh dengan Ibu Mila. Entah nasib baik ataukah nasib buruk tapi aku benar benar menikmatinya.

Demikian cerita sex dengan ibu mertua yang penuh dengan fantasi, berawal dari cerita sex dengan ibu mertua merembet ke cerita sex dengan ibu setengah baya lain nya. Sampai cerita selanjutnya...

Bercinta Dengan Pembantu

|| || ,,, || Leave a komentar
Cerita seks kali ini akan menceritakan pengalaman seorang pemuda yang bercinta dengan pembantu nya sendiri, sensasi yang dia dapatkan dalam bercinta dengan pembantu tentu sangat menantang, disamping karena sebuah rasa penasaran, tantangan yang dia hadapi dalam bermain birahi dengan pembantu sendiri cukup menegangkan, karena bisa sangat memalukan jika di ketehaui orang rumah. Berikut cerita sex selengkapnya :

Ini kisah nyata yang ingin ku share bagi semua teman teman ku sehingga tidak mengulang kesalahan yang kubuat.

Ceritra ku bermula di sekitar tahun akhir tahun2001, aku adalah seorang pria berumur 36 tahun beristri seorang arsitek Kehidupan keluarga kami tidak ada permasalahan sama sekali kami hidup sangat harmonis dengan empat orang anak dua putra dan dua putri . Sekitar bulan Oktober 2001 karena merasa sudah cukup berhasil dalam bisnis aku mulai lengah ingin bermain main sejenak melepas ketegangan hidup ku dengan mulai routine minum alcohol bier setiap hari bahkan mulai memberanikan diri mendatangi panti panti pijat walau alasannya hanya ingin sekedar meremas remas payudara mengeluti tubuh pemijat tanpa ada niatan menyetubuhinya sama sekali sampai kadang kalau tidak tahan di onani dengan tangan atau dihisap oelh sipemijat dan kebiasaan itu terus berlanjut berulang ulang berpuluh kali artinya aku telah mulai menyimpan ketegangan tersembunyi sampai.

Suatu ketika punggungku merasa nyeri sehingga membutuhkan dipijat kala dirumah saat itu yang ada hanya pembantuku mbok rasmiani dari jember seorang janda satu anak berumur sekitar 30 tahun yang sangat montok tetek gede pantat gede bodan moleg rambut panjang yang sudah bekerja denganku sejak tahun 1994 jadi hampir 9 tahun. Baru kusadarai bahwa ada sesuatu yang harus kunikmati kugarap dirumah takala istriku tidak dirumah .

Mulai saat Kala itu setiap ada kesempatan kosong langsung aku menyergapnya yang dimulai dari sofa dilantai atas pada awalnya aku hanya berhasil meremas teteknya dari luar dan mendapat perlawanan yang sangat sengit. Tapi usahaku berlanjut sampai tanganku berhasil menyelinap masuk kedalam kausnya berhasil menyentuh payudaranya didalam cukup sampai disitu dengan perlawan keras tidak bia mencapai bagian bawahnya. Perjuangan dilanjutnya selalu ada kemajuan sampai kugapai putting susunya disana langsung perlawanannya melemas walau hanya boleh sampai disitu meremas remas dari dalam. Perjuangan dilanjutkan sampai aku berhasil dan diijinkan membuka mengeluar payudaranya dari baju kaosnya dan diijinkan menjilat jilat menghisap putting susunya nya sepuasnya , sampai cukup lama aku menikmati progress ini tanpa berhasil mengutak atik bagian bawahnya .

Disuatu hari diakhir bulan November 2001 seperti biasa hal routine Mbok Rasmi masuk kekamarku membawa baju untuk dirapikan didalam lemari pakaian ku, aku mempunyai akal taktik jitu untuk bisa mulai mengutak atik vaginanya , pada hari itu aku tidak mulai dari atas atau dari payudara tapi langsung berlutut menciumi pantatnya dan meremas remas pantatnya dari bawah dan belakang ternyata strategi serangan bawah ini cukup jitu, dia lengah tanapa disadari tanganku merayap dari bawah mulai betis naik kepaha dan berhasil menyelusup masuk kecelana dalamnya tanpa bisa dihalangi karena tangannya tidak cukup jauh bias menghalangi merintangi tanganku yang bergerak dari bawah dan itulah hari pertama aku berhasil menggosok gosok vaginanya dan disana pulalah awal dari keterangsanga Mbok Rasmi yang tidak dapat terbendung baginya semuanya sudah diserahkan kecuali bersetubuh .

Sampai diawal januari 2002 saat akau pulang kantor kudapati dia sedang bersih di kamar makan karena ruma kosong kutarik dia kekamar kulucuti celana dalamnya selagi berdiri langsung kujilati vaginannya sampai dia menjerit jerit keeenakan setelah itu keadaan berubah lebih fatal dan tidak kusangka sampai aku terkejut sekali.

Diawal Februari 2002 kembali saat aku pulang dari kantor dan rumah kosong cuman ada dia di ruang makan ketika aku duduk tiba tangan ku ditarik dan diajak kelantai atas selanjutnya dia masuk kekamarnya langsung membuka celana dalamnya dan keluar langsung berbaring sambil mengangkangkan pahanya dan langsung berkata “ cepat masukin “ dan aku menjawab “benar nich” dan dia menjawab “ ya cepat aku sudah biasa kok” aku malah jadi panic dan lemas namun aku ingat persiapan yang pernah kupersiapkan , aku turun kelantai bawah dan mengambil kondom memasangkannya ke penisku dan naik kelantai atas. Terlihat kekecewaan yang sangat mendalam di wajah mbok rasmi “ loh kok pake begituan” aku diam saja dan menyodorkan penisku untuk dimasukan kedalam vaginanya namun yang terjadi penisku lemas malah terjadi ejakulasi dini tanpa sempat penetrasi dan aku pergi meninggalkannya begitu saja .

Sejak saat itu terjadi perubahan sikap pada mbok rasmi dia sengaja berpakai seksi didepanku bahkan pernah suatu pagi saat dia membersihkan kolam ikan dengan sengaja celana jeans yang dipakainya sengaja dibuka kancingnya sehingga setiap dia menunduk membungkuk celananya jeansnya lolos turun merosot kebawah maka terlihatlah seluruh pantatnya dengan celana dalam merahnya yang sengaja dipamerkan diumbar didepanku karena aku bisa melihatnya dari tangga atas hal tersebut terjadi berulang ulang, yang ternyata hal itu malah membuat ku panic.

Dan diakhir Februari 2002 terjadilah mala petaka itu disuatu sore ketika rumah kosong namun ada putraku no 2 yang sedang pergi bermain kerumah tetangganya, kukira ini kesempatan emas maka seperti biasa kusergap dia dari belakang dan kukeluarkan payudaranya dari kaosnya maunya kujilati namun tepat saat itu anak ku nomor 2 datang dan melihat semua kejadian itu. Aku panic bingung depresi memikirkan kemungkinan pengaduannya pada ibunya yang masih belum pulang kerja malam itu. Langsung saja dia kuajak keluar makan mie kesukaannya dan menyewa film video kesukaaannya sepuasnya maksudku agar dia melupakan apa yang dia lihat .

Namun kecemasanku sudah tidak bisa dihindari mengarah pada depresi sementara libidoku makin memuncak sampai terasa saraf internalku terkena aku kehilangan orientasi bingung mual panic stress cemas ketakutan tegang sekali , sampai suatu hari aku tidak bisa berfikir lagi penisku seperti mau meledak ngilu sampai rumah kupangggil mbok rasmi kusuruh kocok penisku sampai ejakulasi sambil kukocok vaginanya, permasalahan berlanjut mungkin sudah diatur nasib malamnya terjadilah keanehan suatu hal yang tidak pernah terjadi istriku menarik ku ketempat tidur mengajak ku berhubungan badan hal yang belum pernah terjadi bahkan dia merangsang ku sampai menghisap dan penisku sama sekali tidak bisa bangun , …….. aku impotent lengkaplah kepanikan ku.

Sejak saat itu aku mengalami depresi berat takut ketahuan pengaduan dari anakku no 2 impotent libido , sementara mebok rasmi semamakin atraktif berpakaian benar benar mencemaskanku . puncaknya aku merasa mual yang tidak terkira sampai akhirnya ………………………………………. Aku mengambil keputusan nekat aku mengaku ……………. Didepan istriku dengan harapan dapat melonggarkan depresiku malah terjadi luar biasa parah ,
Istriku sangat terkejut menangis marah dan langsung minta cerai dia meninggalkanku ke Jakarta tidak tahu kapan kembali, disinilah perjuangan ku untuk mengembalikan keharmonisan keluargaku menyembuhkan depresiku waktunya cukup lama sampai Januari 2004 sekitar 2 tahun lamanya aku berobat ke dokter jiwa setiap bulan selama 2 tahun habis biaya cukup banyak juga berobat keparanormal pendeta dan Tuhan Maha Pengampun istriku telah kembali kepelukanku dan mengampuni yang sudah lewat .

Namun ada sesuatu yang kusesali sebetulnya kalau aku bisa lebih rapi dan bersabar hal diatas tidak perlu terjadi aku bisa mengakhirinya dengan happy ending every body happy istriku tidak perlu tahu hubunganku dengan mbok rasmi berlanjut tapi tidak perlu terlalu intens. Maka kumulai lagi usaha ku kali ini menjadi jauh lebih sulit karena mbok rasmi sudah sangat takut dengan ancaman ultimatum istriku terjadilah perlawanan yang sangat dasyat berbulan bulan kegagalan yang kudapati sekedar menyentuh mencolek saja dia langsung bereaksi sampai aku hamper putus asa .

Sampai dipertengahan Januari 2003 sekitar pk 10 00 pagi kudengar salah seorang pembantuku yang lain keluar membeli makanan dan pembantuku yang lain cuti jadi berarti tinggal kami berdua suatu kesempatan yang sangat langka , langsung kucari dia ternyata da didapur dari belekang langsung kusergap dengan sasaran menelanjangi dadanya dan mengulum putingnya ada perlawanan namun kuselesaikan dengan alasan tidak ada siapa siapa apa yang kau takutkan , terjadilah episode lama berulang lagi aku menikmati dadanya sambil kusodorkon penisku dia tidak menolak gayung bersambut kami saling meremas sampai pembantuku yang lain datang dari membeli makanan. Aku menang aku berhasil perjuanganku tidak sia sia selanjutnya hanya bagaimana bisa menyentuh vaginanya .

Sampai disuatu sore istriku sedang kerja dirumah lengkap, aku panggil dia kusuruh dia kekebun dengan alasan membuka gerbang , kutanya mana simarni pembantu lainnya dijawab sedang mandi artinya aman, langsung kutarik dia lemas menurut saja kebelakang pagar sudah tidak ada perlawaan teteknya diserahkan bebas sebebasnya padaku namun pinggang kebawah masih dijaga. Aku tenang kujilati kuhisap kuremas habis habisan payudaranya samapi kelihatan dia sudah sanhat terangsang tanganku merayap kebawah kubuka kancing jeans dan tanganku langsung menyelinap memasuku celana dalamnya menggapai vagina dengan bulu lebatnya malah dia meregangkan kaki mengangkang membiarkan agar tangan ku semamkin leluasa bermain dalam vaginannya artinya Mission Complete Happy Ending . Kusudahi sampai disana sudah Cukup Enough sampai hari ini sudah minggu ke 5 atau 35 hari aku sama sekali tidak menyentuh dia sehingga terjadilah Cooling Down. Yang penting nanti kapan saja aku membutuhkannya rumah kosong tidak ada seorang anakku dirumah aku punya stok Payudara Besar Montohk Kencang Terimakasih......Semuanya

Demikian cerita sex kali ini, walau pembantu bukan termasuk tante girang, tapi kita kategorikan dalam cerita sex tante girang, ini karena rata-rata usia pembantu adalah seusia komunitas tante girang.